.

Apa itu bidikan induk (master shot) dan apa pentingnya dalam film?

Bidikan induk dalam film merekam semua elemen dalam satu pengambilan. Pelajari mengapa ini adalah salah satu bidikan terpenting dalam film dan apa perannya dalam menjaga kontinuitas, cakupan, dan struktur adegan.

Coba sekarang Jelajahi Premiere

Kuasai bidikan induk.

Bidikan induk merekam semua aksi penting dalam satu bidikan yang berkelanjutan dari satu adegan utuh. Teknik ini membantu penonton memahami adegan dan menjadi acuan editor selama proses pascaproduksi.

Apa itu bidikan induk?

Bidikan induk merekam semua aksi yang terjadi dalam sebuah adegan dan biasanya direkam sebagai bidikan jarak jauh atau lebar. Karena merekam segalanya, jenis bidikan kamera ini sangat penting untuk cakupan dasar. Meskipun variasi bidikan dan sudut kamera dalam film adalah hal penting, bidikan induk berfungsi sebagai gambar netral di mana editor dapat memberikan ruang bernapas untuk sebuah adegan dengan menampilkan bidikan induk selama jeda dalam aksi atau dialog. Mereka bisa menampilkan gambar ini kapan saja untuk mengingatkan penonton dengan tata letak adegan atau menciptakan transisi yang mulus antar bidikan.

Bidikan penting ini memperlihatkan semua karakter yang terlibat dalam suatu adegan serta posisi mereka dalam lingkungan. Bidikan induk dalam film sering kali menunjukkan bagaimana karakter berhubungan satu sama lain dan berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Dua pendekatan berbeda untuk bidikan induk.

Ada dua jenis bidikan induk dalam pembuatan film: bidikan induk standar dan bidikan induk kompleks. Masing-masing memiliki tujuan unik dalam proses produksi.

1. Bidikan standar yang normal.

Bidikan induk merekam gambaran utuh sebuah adegan. Tetapi sekalipun tampak sederhana, bidikan ini bisa dikembangkan dengan berbagai sudut dan komposisi agar tetap menarik bagi penonton.

Bidikan induk standar adalah tampilan lebar satu adegan utuh dari awal hingga akhir. bidikan ini adalah bagian penting dari produksi video yang dapat dimanfaatkan editor untuk mengakrabkan sebuah adegan kepada penonton. bidikan netral ini biasanya tidak menambahkan makna atau emosi tersendiri, tetapi penting untuk cakupan dan sebagai cadangan kontinuitas. Meskipun ini adalah dasar yang penting, variasi bidikan tetap perlu dilakukan, seperti bidikan terbalik, sudut Dutch, atau bidikan sudut tinggi.

2. Bidikan induk kompleks terarah.

Bidikan induk kompleks dapat mencakup berbagai pergerakan kamera atau jenis komposisi untuk menambah kedalaman emosional adegan dan memperkaya penceritaan. Bidikan ini menggunakan penempatan subjek, pergerakan kamera, dan terkadang pencahayaan yang terarah untuk membantu penyampaian cerita. Semua bidikan ini terkadang dapat menggantikan kebutuhan akan beberapa posisi pengambilan.

Dalam Jaws, Steven Spielberg menggunakan bidikan induk kompleks untuk menunjukkan bahwa karakter dalam film tersebut kecil dan tidak signifikan dibandingkan dengan antagonis hiu putih besar serta lautan yang luas. Ia menggunakan bidikan tracking yang panjang dan berkelanjutan serta beberapa bidikan panning saat karakter bergerak di dalam bingkai, sehingga membantu membangun ketegangan dengan mengungkap secara perlahan bahwa ada hiu di dekatnya, alih-alih mengandalkan kejutan mendadak. Selain itu, Spielberg menggunakan sudut dan bidikan kamera lain untuk membuat penonton tetap waspada, contoh yang menonjol adalah tampilan maju-mundur atau dolly zoom pada Chief Brody ketika ia melihat serangan hiu di pantai.

Perbedaan antara bidikan induk dan bidikan pembuka.

Meskipun bidikan induk dan bidikan pembuka sama-sama bertujuan untuk mengakrabkan penonton dengan situasi adegan, keduanya berbeda dalam hal durasi dan cakupan bidikan. Saat mengedit video, sertakan keduanya untuk menampilkan lingkungan dan membantu penonton lebih memahami adegan.

Bidikan induk mencakup keseluruhan adegan, termasuk karakter dan aksi, sementara bidikan pembuka menampilkan lokasi atau lingkungan dan sering digunakan di awal adegan untuk memberikan konteks. Bidikan induk lebih panjang dan bisa berlangsung beberapa menit, sedangkan bidikan pembuka biasanya singkat dan berlangsung beberapa detik saja.

Apa yang direkam dalam bidikan induk dan mengapa?

Bidikan induk merekam seluruh ruang dalam sebuah adegan, yang mungkin termasuk keseluruhan set, ruangan, atau lingkungan. Bidikan ini memperlihatkan posisi karakter dan jaraknya satu sama lain, ruang mereka berada, dan tindakan yang mereka lakukan. Dialog dan pergerakan juga terekam dalam bidikan ini. bidikan induk dapat berfungsi sebagai titik acuan sebelum mengambil cakupan tambahan, dan terkadang digunakan untuk mendukung bidikan berkelanjutan atau sequence shot yang lebih panjang untuk kontinuitas.

Berikut beberapa alasan dan contoh yang menunjukkan manfaat bidikan induk:


  1. Memberikan gambaran tentang pemetaan ruang adegan. Di sebuah kantin sekolah, bidikan induk mungkin menampilkan posisi duduk para siswa di setiap meja sebelum kamera menyorot karakter dari jarak dekat.

  1. Menampilkan aksi penting. Di ruang tamu yang didekorasi untuk sebuah pesta kejutan, bidikan induk mungkin menampilkan semua tamu yang bersembunyi di balik perabotan. Seseorang masuk, dan para tamu berteriak, "Kejutan!", tapi ternyata yang datang adalah pengantar kue.

  1. Membantu latihan. Sutradara mungkin menggunakan bidikan ini sebagai latihan di mana para pemeran melakukan adegan dalam satu kali rekam, sehingga semua orang yang terlibat bisa lebih memahami pengaturan waktu dan posisi masing-masing.

Beberapa cara untuk membingkai bidikan induk.

Bidikan induk memberikan konteks suatu adegan, tetapi tampilannya dapat dibingkai dalam beberapa cara.


  1. Bidikan lebar. Teknik ini sering digunakan di awal adegan untuk mengenalkan latar. Bidikan ini membantu memberikan konteks lokasi berlangsungnya aksi dan memberikan pandangan tentang ruang tersebut kepada penonton. Bidikan lebar lebih menyoroti lingkungan daripada karakter dan membantu kontinuitas dengan mengakrabkan penonton dengan lingkungan sebelum beralih ke gambar jarak dekat.

  1. Bidikan jarak jauh. Sudut kamera bidikan jarak jauh menampilkan karakter dari kepala hingga kaki, biasanya dengan sedikit ruang di sekitarnya. Bidikan ini menampilkan lingkungan yang paling dekat dengan karakter dan sangat ideal untuk bidikan interaksi kelompok atau melacak pergerakan karakter. Bidikan ini membantu mempertahankan jalur pergerakan yang jelas dan hubungan fisik antarkarakter serta memberikan pandangan semua aksi penting tanpa menyorot ekspresi wajah dari jarak dekat. Bidikan ini membantu kontinuitas karena mengingatkan penonton tentang lokasi dan waktu terjadinya aksi, bahkan ketika sudut kamera berubah.

  1. Bidikan utuh. Bidikan ini menampilkan seluruh tubuh karakter, dan sering berisi satu subjek atau sedikit subjek. Teknik ini cocok digunakan untuk menunjukkan bahasa tubuh atau tindakan karakter lain yang penting untuk cerita. bidikan utuh menonjolkan aksi karakter sekaligus tetap menempatkan mereka dalam konteks lingkungannya. Bidikan ini mendukung kontinuitas dengan menjaga kelogisan gerakan tubuh tertentu saat proses pengeditan, misalnya berjalan melintasi ruangan atau menyerahkan sesuatu.

Contoh bidikan induk: The Shining dan lainnya.

Ada alasan bidikan induk dianggap sebagai induk dari semua bidikan kamera — bidikan ini memberikan pandangan penuh tentang latar adegan dan memastikan Anda tidak melewatkan satu momen pun. Simak contoh-contoh bidikan induk dari film berikut untuk menginspirasi produksi Anda selanjutnya.

  • The Shining. Adegan di mana Danny Torrence mengendarai sepeda roda tiganya melalui lorong-lorong hotel dalam perekaman panjang tanpa putus adalah contoh bidikan induk yang hebat. Kamera mengikuti Danny dari belakang, mempertahankan bingkai lebar yang konstan saat ia berbelok dan bergerak melewati lorong-lorong menyeramkan. Bidikan ini menonjolkan keluasan, kekosongan, dan keterasingan hotel.
  • Pride and Prejudice. Bidikan induk sangat penting untuk menampilkan Elizabeth dan Darcy yang berdansa di tengah-tengah ruang pesta yang ramai. Bidikan ini menunjukkan jarak emosional dan hambatan sosial mereka, yang semuanya dibingkai dengan penempatan subjek yang indah dan terarah.
  • Pulp Fiction. Sebuah bidikan lebar memperlihatkan pengunjung restoran, penari, dan dekorasi retro saat Vincent dan Mia duduk berhadapan di restoran. Adegan ini menggambarkan kedekatan emosional antarkarakter sambil menampilkan percakapan mereka dengan cara yang unik.

Cara menciptakan bidikan induk yang sempurna.

Perencanaan cermat diperlukan untuk menciptakan bidikan induk yang sempurna. Bidikan krusial ini mendukung kontinuitas film dan memudahkan proses pengeditan pascaproduksi.

Berikut tips dalam menguasai bidikan induk:

  • Bingkai ruang. Bingkai adegan Anda sedemikian rupa sehingga penonton dapat melihat lingkungan, karakter, dan hubungan spasial di antara mereka. Bingkai tersebut harus bisa bercerita sendiri, tanpa dialog.
  • Pilih sudut dengan bijak. Anda perlu memilih sudut yang memberikan fleksibilitas saat memotong adegan pada tahap pascaproduksi. Menggunakan tampilan sudut lebar atau tiga perempat dapat membantu pemotongan gambar nantinya tanpa mengganggu kontinuitas adegan.
  • Atur pergerakan pemeran. Pastikan Anda merencanakan di mana dan kapan pemeran akan bergerak selama adegan, menyerahkan barang, dan melakukan tindakan penting lainnya yang tidak ingin Anda lewatkan.
  • Atur pencahayaan. Gunakan pencahayaan untuk memandu penonton. Berbagai sorotan dan bayangan dapat mengarahkan penonton ke subjek dalam bingkai yang penuh aksi. Anda dapat menggunakan pencahayaan buatan seperti layar atau lampu untuk mengatur suasana adegan.
  • Hindari gerakan yang tidak perlu. Meskipun Anda ingin menciptakan film yang menarik, terlalu banyak gerakan dapat mengalihkan perhatian penonton. Secara umum, jaga kamera tetap stabil kecuali jika gerakan tersebut memiliki tujuan khusus dalam mendorong cerita.
  • Gunakan bidikan yang bervariasi. Bidikan induk adalah bagian mendasar, dan dari sini, Anda dapat menggunakan bidikan close-up, bidikan dari belakang bahu karakter, dan bidikan serta sudut lain untuk memperkaya film Anda dan menjaga minat penonton.

Bekerja dengan bidikan induk di Adobe Premiere.

Anda tidak perlu menjadi sutradara Hollywood untuk menguasai bidikan induk. Apa pun yang Anda buat, film pendek atau film panjang, bidikan induk dapat meningkatkan performa dan ritme film Anda.

Premiere memiliki semua alat yang Anda butuhkan untuk berhasil menguasai bidikan induk dan banyak lagi. Dengan pengeditan multikamera dan opsi transisi, memasukkan bidikan induk ke dalam alur kerja Anda menjadi lebih mudah dari sebelumnya.

Lihat bagaimana perangkat lunak pengeditan video seperti Premiere dapat membantu Anda menciptakan editan yang memukau dan sinematik.

Tanya jawab umum seputar bidikan induk.

Temukan paket Creative Cloud yang paling tepat untuk Anda.

Premiere Aplikasi Tunggal

Rp150.738/bulan Termasuk PPN

Tahunan, ditagih bulanan

Termasuk penyimpanan cloud 100 GB, Adobe Fonts, dan Adobe Portfolio.

Pelajari selengkapnya

Creative Cloud Pro

Rp560.106/bulan Termasuk PPN

Tahunan, ditagih bulanan

Dapatkan 20+ aplikasi Creative Cloud, termasuk Photoshop, Illustrator, Adobe Express, Premiere, dan Acrobat Pro.

Lihat apa saja yang termasuk di dalamnya | Pelajari lebih lanjut

Pelajar dan Guru

Normalnya seharga Rp560.106/bulan
Atau seharga Rp131.646/bulan Termasuk PPN

Tahunan, ditagih bulanan

Hemat lebih dari 75% untuk Creative Cloud Pro.

Lihat ketentuan | Pelajari selengkapnya

Bisnis

Normalnya seharga Rp1.484.000/bulan
Atau seharga Rp1.024.000/bulan per lisensi sebelum PPN

Tahunan, ditagih bulanan

Hemat 30% untuk tahun pertama untuk aplikasi kreatif terdepan di industri dengan manajemen lisensi sederhana. Berlaku untuk maksimal 9 lisensi. Bayar Rp1.024.000/bulan untuk tahun pertama and Rp1.484.000/bulan setelah itu. Hanya untuk pelanggan baru.
Lihat ketentuan | Lihat yang termasuk di dalamnya

Hemat 30%