Pemodelan parametrik 3D merupakan teknik desain berbantuan komputer (computer-aided design - CAD) yang melibatkan penciptaan model 3D menggunakan parameter, hubungan, dan batasan. Ini memungkinkan desainer dan teknisi untuk membangun dan memanipulasi objek 3D sambil mempertahankan kontrol di berbagai parameter desain.
Parameter digunakan untuk merepresentasikan dimensi, sudut, atau fitur desain lainnya. Sebagai contoh, Anda mungkin mendefinisikan panjang, lebar, tinggi, dan berbagai sudut dari objek sebagai parameter. Parameter ini dapat diberi nilai, formula, atau hubungan dengan satu sama lainnya.
Batasan merupakan aturan atau hubungan yang menentukan hubungan bagian-bagian tertentu dari model. Batasan umumnya mencakup geometrik, dimensional, dan batasan perakitan. Batasan-batasan ini memastikan bahwa model mempertahankan bentuk dan hubungannya saat perubahan dilakukan.
Fitur dalam model 3D dapat terkait satu sama lain melalui hubungan parametrik. Sebagai contoh, Anda dapat menentukan bahwa tinggi suatu objek adalah dua kali lebarnya. Apabila Anda mengubah lebarnya, parameter tinggi akan otomatis disesuaikan untuk mempertahankan hubungan tersebut.