Apa yang dimaksud dengan 3D Texturing?
Memilih jenis material dan tekstur.
Tergantung kebutuhan model 3D, Anda dapat menerapkan gambar 2D ke permukaannya, atau mungkin memilih mengerjakannya sendiri menggunakan material. Berikut kami uraikan beberapa istilah umum untuk membantu Anda memahami peralatan yang tersedia untuk Anda gunakan selama proses pemberian tekstur 3D.
Ada berbagai macam bentuk material. Berikut adalah yang perlu Anda ketahui.
Material umumnya berupa gambar kotak yang memuat beberapa kategori data yang memengaruhi penampilannya dalam ruang 3D yang dirender, termasuk, beberapa di antaranya, membuat simulasi kedalaman, bayangan, dan refleksi cahaya.
Render berbasis fisik (PBR).
Tahapan pemberian tekstur model 3D.
Kini setelah Anda mengetahui lebih banyak mengenai standar industri untuk membuat material, mari kita membahas tentang cara memberi tekstur model 3D secara spesifik.
Pemberian warna dan bayangan pada tekstur.
Tambahkan tekstur dan material serta atur parameter secara sesuai untuk meniru properti permukaan objek sebagaimana yang sesungguhnya. Baik apabila Anda menampilkan kulit manusia, bulu, kain, atau logam, semua permukaan tersebut memerlukan perbedaan tampilan agar bisa terlihat bagus dan berinteraksi dengan cahaya secara realistis. Sebagai contoh, sepotong bahan kulit dapat ditampilkan seperti baru dan mengkilap serta memantulkan cahaya, atau bisa tampak sangat kasar dan usang serta tidak memantulkan apa pun.
Menambahkan tekstur dan material pada model tidaklah cukup. Anda perlu pencahayaan dalam adegan agar tak hanya membuat adegannya terlihat, tetapi memungkinkan material Anda ditampilkan dengan benar. Karena parameter yang Anda atur adalah mengenai bagaimana pencahayaan berinteraksi dengan permukaan, tidak adanya pencahayaan yang baik akan secara drastis memengaruhi penampilan model Anda. Sering kali, pencahayaan yang baik dapat menunjang atau merusak penampilan tekstur secara fotorealistis.