6 cara untuk mendapatkan pelanggan baru.

Tips untuk meningkatkan strategi akuisisi pelanggan Anda dengan anggaran terbatas.

Seorang pemilik bisnis berdiri dan menggunakan komputer tablet di kantor mereka

Salah satu tantangan inti untuk usaha kecil adalah mendapatkan pelanggan. Anda membutuhkan pelanggan baru untuk bertahan dalam bisnis dan terus berkembang, tetapi hal tersebut membutuhkan sumber daya dan biaya yang mahal. Hanya dalam lima tahun terakhir, biaya untuk mendapatkan pelanggan telah naik 50%.

 

Menarik pelanggan baru dengan anggaran terbatas memang sulit, tetapi ada cara untuk membuatnya berhasil. Terapkan tips berikut untuk meningkatkan strategi mendapatkan pelanggan Anda. 

1. Bangun strategi yang dapat diskalakan dan tetapkan tujuan yang jelas. 

 

Langkah pertama dalam mengembangkan strategi mendapatkan pelanggan yang sukses adalah menetapkan tujuan yang dapat diskalakan dan dapat dicapai. Dan untuk melakukannya, Anda memerlukan data. Lihatlah pelanggan Anda saat ini dan perhatikan kebiasaan belanja mereka dan bagaimana mereka terlibat dengan bisnis Anda. Gunakan informasi demografis dan perilaku untuk membangun profil pelanggan dan mengidentifikasi audiens serupa untuk ditargetkan. Kemudian buat rencana untuk menjangkau calon pelanggan tersebut di titik kontak yang paling efektif.

 

Selagi Anda membuat rencana untuk menarik pelanggan baru dan meningkatkan pendapatan Anda, pastikan strategi akuisisi Anda dapat diskalakan — yaitu, Anda tidak ingin biaya menjadi penghalang seiring pertumbuhan bisnis Anda. Tetap fokus pada tujuan Anda akan membantu. Targetkan audiens yang datanya menunjukkan mereka akan tertarik dengan produk atau layanan Anda.

2. Buat konten yang menarik dan buat konten mudah ditemukan. 

 

Dalam hal menarik perhatian calon pelanggan, konten adalah hal utama. Konsumen saat ini tidak ingin disodori barang — mereka ingin membuat keputusan sendiri. Peran Anda adalah membuat konten yang akan memberi mereka alat yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan yang tepat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan merek Anda.

 

Alat yang mudah digunakan seperti Adobe Express dan Adobe Premiere Rush membantu siapa pun — bahkan seseorang tanpa latar belakang desain atau pemasaran — membuat konten berkualitas tinggi dan menarik secara visual. Adobe Express membantu Anda membuat konten untuk situs media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan LinkedIn, serta infografik dan blog. Premiere Rush dapat membantu Anda merekam, mengedit, dan berbagi video berkualitas tinggi langsung dari ponsel Anda. Perbarui situs web Anda dan saluran lainnya dengan konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens target Anda.

 

Setelah Anda membuat konten, pastikan orang-orang dengan profil ideal Anda dapat menemukannya. Gunakan alat analitik untuk mencari tahu apa yang dicari pelanggan saat mereka mengunjungi situs Anda, lalu gunakan istilah kunci dalam konten Anda — ini adalah cara terjangkau untuk memulai strategi SEO Anda. Selain itu, sisihkan sejumlah uang di balik istilah tersebut sehingga situs Anda muncul sebagai iklan berbayar saat pelanggan menelusuri Google. 

3. Pikirkan omnichannel — seperti yang dilakukan pelanggan Anda. 

 

Lebih dari 70% pelanggan terlibat dengan bisnis dalam berbagai cara sebelum melakukan pembelian. Mereka mungkin mencari secara online, melihat iklan spanduk, berinteraksi dengan post media sosial, dan mengeklik email sebelum mereka siap untuk membeli. Temui audiens target Anda di mana mereka berada, untuk menghindari kehilangan pelanggan yang tertarik. Dan pastikan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten di semua saluran yang berbeda.

 

Mungkin sulit untuk menghasilkan konten untuk beberapa saluran, tetapi program seperti Adobe Express memudahkan untuk membuat grafik satu kali dan kemudian mengonversinya ke ukuran yang sesuai untuk semua jenis penggunaan, termasuk di berbagai platform sosial seperti Facebook, Instagram, dan Pinterest. Dan ini membantu menjaga merek Anda tetap konsisten di berbagai saluran. Temukan gambar yang tepat untuk usaha Anda di Adobe Stock dan berikan sentuhan khas Anda dengan mengeditnya di Adobe Lightroom dan Adobe Photoshop. 

4. Jadikan alur penjualan tetap sederhana. 

 

Calon pelanggan menemukan situs web Anda, memilih produk, dan menuju checkout — hanya dibutuhkan satu klik sebelum menyelesaikan pembelian. Enam puluh tujuh persen dari semua keranjang belanja online ditinggalkan. Ada kemungkinan bahwa calon pelanggan tertarik dengan produk Anda dan siap untuk membeli, tetapi terhalang oleh sesuatu selama proses pembayaran.

 

Alasan paling umum pelanggan meninggalkan keranjang terkait dengan harga dan kemudahan pembayaran. Jika pelanggan dihadapkan dengan biaya tersembunyi atau biaya pengiriman yang tinggi secara tak terduga di tahap akhir pembelian, mereka kemungkinan akan mencoba menemukan opsi yang lebih baik di tempat lain. Juga, jika prosesnya memakan waktu terlalu lama, dan mengharuskan mereka untuk melewati terlalu banyak rintangan, mereka akan frustrasi dan pergi.

 

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah pengabaian keranjang. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menawarkan pengiriman gratis atau pengembalian uang penuh. Pelanggan akan merasa lebih nyaman membeli sesuatu secara online jika mereka tidak merasakan tekanan untuk mengeluarkan uang ekstra atau terjebak jika produk tidak sesuai.

 

Dan buat proses checkout semudah mungkin — pastikan pelanggan dapat dengan cepat berpindah dari keranjang mereka ke bagian situs web yang tersisa, dan tawarkan opsi checkout tamu sehingga pelanggan tidak perlu menyelesaikan pendaftaran yang panjang. Menawarkan beberapa opsi pembayaran juga akan meningkatkan pelanggan yang melakukan checkout. 

5. Menargetkan ulang pengunjung situs yang tidak membeli. 

 

Jika seseorang mengunjungi situs web Anda tetapi tidak membeli, Anda tidak perlu menyerah. Mereka telah menunjukkan minatnya dan mungkin hanya perlu sedikit dorongan untuk menyelesaikan penjualan. Melalui langkah-langkah seperti penargetan ulang iklan dan kampanye email pemulihan, Anda dapat membawa mereka kembali.

 

Mulailah dengan mengelompokkan berbagai jenis orang yang mengabaikan keranjang berdasarkan faktor-faktor seperti jenis produk, berapa kali pelanggan mengunjungi situs, dan nilai keseluruhan keranjang. Mengidentifikasi informasi ini akan membantu Anda menyusun pesan yang dipersonalisasi yang membantu pelanggan melewati rintangan apa pun yang mencegah mereka menyelesaikan pembelian sejak awal. Setelah Anda membuat segmen, tayangkan di setiap segmen, iklan bertarget pada saluran yang paling efektif untuk mengingatkan mereka tentang perusahaan Anda dan keuntungan membeli dari Anda.

 

Kampanye email pemulihan adalah cara lain yang dapat Anda ambil. Anda dapat mengaturnya sehingga email atau serangkaian email dikirim ke pelanggan yang tidak jadi checkout. Email ini harus menyertakan informasi yang dipersonalisasi untuk pelanggan, berdasarkan segmen yang disebutkan di atas. Ingatkan pelanggan tentang produk yang mereka minati, jelaskan nilai pembelian dari Anda, dan pertimbangkan untuk menawarkan jaminan atau promosi untuk barang yang dimaksud. 

6. Menghargai kesetiaan. 

 

Walau menarik pelanggan baru diperlukan, menjaga pelanggan sama pentingnya untuk pertumbuhan bisnis. Setelah Anda berhasil memelihara calon pelanggan untuk membeli, Anda ingin mereka terus datang kembali. Pelanggan tetap lebih mudah untuk dibujuk untuk membeli, karena mereka sudah mengetahui dan mempercayai produk Anda dan telah membangun hubungan emosional dengan usaha Anda. Mereka juga memiliki nilai pesanan rata-rata yang lebih tinggi. Faktanya, 1% pelanggan teratas suatu merek umumnya membelanjakan uang lima kali lebih banyak daripada 99% lainnya.

 

Mulai program loyalitas pelanggan. Jika pelanggan dapat memperoleh hadiah untuk pembelian, mereka akan memiliki insentif untuk membeli lebih banyak dari Anda. Dan program yang menawarkan diskon untuk refereral akan membawa pelanggan setia kembali dan memperkenalkan merek Anda kepada pembeli potensial. Promosi dari mulut ke mulut telah terbukti memengaruhi 50% dari semua pembelian, jadi gunakan program loyalitas Anda untuk mengubah pelanggan menjadi tenaga pemasar atas nama Anda.

 

Karena orang-orang memercayai konsumen yang sama seperti mereka, pengaruh teman sebaya dapat mendorong pelanggan serupa ke situs Anda. Dan jika pelanggan Anda yang sudah ada memberikan komentar positif tentang Anda secara online, Anda juga dapat membagikan konten itu di situs dan saluran sosial Anda sendiri.

 

Dengan memfokuskan strategi keterlibatan pelanggan Anda dan memenuhi kebutuhan pelanggan Anda dengan konten yang efektif, Anda dapat menemukan dan menarik pelanggan yang tertarik. Dan program loyalitas serta pesan yang dipersonalisasi dapat membuat pelanggan tetap tertarik, dan bisnis Anda berkembang. 

Temukan cara kreatif untuk mengembangkan bisnis Anda.

KISAH PELANGGAN


Lihat bagaimana pelanggan Adobe membangun pengalaman luar biasa dengan Creative Clouds untuk tim mereka.

PRAKTIK TERBAIK


Jelajahi pedoman terbaru seputar desain yang efektif, pemasaran, dan banyak lagi.

TUTORIAL


Tingkatkan kreativitas Anda ke level berikutnya dengan tutorial langkah demi langkah.

Temukan aplikasi yang dapat membantu Anda membuat materi pemasaran yang menarik.

Pilih paket Creative Cloud untuk tim Anda.

Semua paket termasuk Admin Console untuk manajemen lisensi yang mudah, dukungan teknis sepanjang hari, posting pekerjaan tanpa batas di Adobe Talent, dan penyimpanan 1 TB.

Aplikasi Tunggal

Rp504.600/bln per lisensi


Pilihan Anda dari satu aplikasi Adobe seperti Photoshop, Illustrator, InDesign, atau Acrobat Pro.*

PENAWARAN TERBAIK

All Apps

Rp1.187.000/bln per lisensi

 

Dapatkan 20+ aplikasi kreatif Adobe termasuk Photoshop, Illustrator, InDesign, Adobe Express, XD, dan lainnya.

Memperkenalkan Creative Cloud for business Pro Edition Semua aplikasi favorit tim, kini hadir dengan Adobe Stock tanpa batas. Pelajari lebih lanjut

 

 

Hubungi 001 803 065 039 atau minta konsultasi

Ada Pertanyaan? Mari mengobrol.

Membeli untuk organisasi yang lebih besar? Pelajari tentang Creative Cloud untuk perusahaan


* Aplikasi tunggal Acrobat Pro, Lightroom, dan InCopy hadir dengan penyimpanan 100 GB.